Rabu, 24 April 2013

HIMMAKA



HIMMAKA Yogyakarta merupakan organisasi kedaerahan yang mewadahi mahasiswa dan mahasiswi asal Majalengka untuk dapat saling berbagi, berkumpul, bekerja sama dan menjaga silaturahim sesama warga Majalengka yang ada di Yogyakarta.


Pada awalnya HIMMAKA merupakan organisasi dibawah KPC mahasiswa Cirebon. Namun, dalam perkembangannya HIMMAKA mencoba untuk berdiri sendiri dalam menaungi mahasiswa-mahasiswa asal Kabupaten Majalengka yang berada di Yogyakarta. Akhirnya pada 31 Maret 1985 secara de facto berdirilah HIMMAKA Yogyakarta, dengan jumlah mahasiswa perintis saat itu sejumlah 34 orang.

Sebagai organisasi kemahasiswaan daerah, Perjalanan HIMMAKA Yogyakarta, tidaklah selancar organisasi-organisasi kemahasiswaan daerah lainnya. HIMMAKA Yogyakarta sempat vakum dalam waktu yang cukup lama, yakni selama 17 tahun. Hampir dipastikan HIMMAKA Yogyakarta saat itu benar-benar hilang dari Yogyakarta. Namun, berkat inisiatif beberapa mahasiswa Majalengka, pada tahun 2002 HIMMAKA Yogyakarta kembali dihidupkan.

Musyawarah Besar (Mubes) HIMMAKA Yogyakarta pada tanggal 1 November 2002 menjadi awal bangkitnya kembali organisasi mahasiswa Majalengka di Yogyakarta ini. Mubes ini diprakarsai oleh mahasiswa-mahasiswi Majalengka dari UNY, UAD, UTY, IAIN, MSD, UMY, UPN dan PPKP. Mubes ini diadakan di wisma Andika Jl. Kaliurang, dan kemudian dilanjutkan pada tanggal 17 November 2002 di Jl. Mondoliko no.793 A Gg. Dunakawan.

Setelah menjalani proses Mubes yang cukup lama, akhirnya pada tanggal 17 November 2002 tersebut dibentuklah landasan konstitusional HIMMAKA Yogyakarta yang mengatur segala kegiatan organisasi mahasiswa Majalengka ini.

Saat ini HIMMAKA Yogyakarta diketuai oleh Wiradiwangsa XI Aceng Abdul Hamid yang memimpin kepengurusan HIMMAKA Yogyakarta 2009-2010.

Jumat, 19 April 2013

KEMAGA

1. 
Visi   :
Mempererat tali persaudaraan warga Garut dan masyarakat di Yogyakarta , menyalurkan dan mengembangkan bakat dan minat di dalam kegiatan kepemudaan serta membangun karakter dengan wawasan internasional guna membangkitkan gairah untuk membangun Kabupaten Garut yang lebih baik di masa depan.



Misi   :
1.      Peningkatan kualitas anggota KEMAGA Yogyakarta yakni intelektualisme, profesionalisme dan responsibilitas terhadap daerah dan dinamika internasional.
2.      Restrukturisasi KEMAGA Yogyakarta, pola pembinaan anggota yang baik untuk peningakatan kualitas aparat organisasi dan mekanisme berorganisasi dengan penerapan ilmu pengetahuan, teknologi informasi dalam manajemen organisasi.

3.      Menjalin komunikasi yang sinergis dengan pemerintah Kabupaten Garut dan pihak  terkait dalam rangka menyukseskan program kerja organisasi.

4.      Mebangun komunikasi yang harmonis dalam dan luar organisasi KEMAGA antara pengurus dan pengurus, pengurus dan warga serta pengurus dan alumni.

Membangun jaringan alumni yang kuat untuk kemajuan organisasi dan membentuk lulusan yang berkarakter keGarutan.

Keluarga Mahasiswa Garut Yogyakarta yang kemudian disingkat menjadi KEMAGA Yogyakarta, didirikan pada tanggal 4 Februari 1974 di Yogyakarta dan berkedudukan di Yogyakarta. Ada pun, Tujuan didirikannya KEMAGA Yogyakarta adalah untuk mewadahi pelajar dan mahasiswa asal Garut yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta. Selain itu, Organisasi ini mempunyai hubungan konsultatif dengan penasehat dan pemerintah Kabupaten Garut.

2.      Sifat
Organisasi ini bersifat demokratis dan kekeluargaan serta menjungjung tinggi nilai-nilai budaya daerah dan berstatus sebagai organisasi independen.

3.      Kewargaan
Kewargaan yang dilakukan KEMAGA Yogyakarta membagi kepada tiga jenis warga menjadi:

1.    Warga Biasa.
Warga biasa adalah seluruh pelajar dan mahasiswa asli dari kabupaten Garut, atau yang pernah menuntut ilmu di kabupaten Garut atau yang memiliki hubungan dasar dengan warga kabupaten Garut atau yang mempunyai budaya yang sama dengan budaya kabupaten garut.
2.    Warga Luar Biasa.
Seluruh alumni mahasiswa yang berasal dari kabupaten Garut.
3.    Warga Kehormatan.
Orang yang berjasa kepada Keluarga Mahasiswa Garut Yogyakarta.


Website    : www.kemagayogyakarta.or.id
CP                        :
humas@kemagayogyakarta.or.id
HUMAS  : a.n Muhammad Arif Subarkah         (082118348566)
                 : a.n Anton S. Ahmad                         (085721608575)

Senin, 08 April 2013

COKODOT

hai masyarakat jawa barat,,
khusushon orang-orang garut, sudah selayaknya kita bangga dengan mulai merambahnya dodol di pasar internasional....

Dodol

Makanan yang identic dengan kota garut ini kini mulai berkembang seiring perjalanan waktu,
Dengan sentuhan modernsasi dodol kini bisa merambah pasar export.  Dengan bentuk-bentuk yang lucu dan juga rasa yang berpariasi.
Makanan yang manis ini kini mudah didapatkan dimana saja, tidak harus langsung berkunjung ke kota Garut, karena seperti yang diinginkan oleh salah seorang pengusaha dodol  yaitu mencoklatkan Indonesia.
Dodol yang disentuh dengan cara ppenyajian yang disesuaikan dengan lidah modern ini kini melahirkan dodol-dodol dengan rasa yang berfariasi.
Dan kini mungkin kalian tidak asing dengan nama cokodot ( chocodot ), salah satu tipe modern dari dodol ini kini mulai disenangi oleh masyarakat luar, seperti masyarat korea dan masyarakat timur tengah..
Maka sudah selayaknya bagi kita warga jawa barat bangga dengan hal ini,,, makanan khas kita sudah melanglang di pasar luar,, hahahaa

untuk lebih jelas silahkan baca disini / TV one

Jumat, 05 April 2013

Cimaja Beach

Jawa barat wajib berbangga karena tidak kalah dari Bali..
pada tau gak tentang salah satu obyek wisata yang kini sering dijuluki Bali-nya Sukabumi ???
Tempat ini kini sering dikunjungi wisatawan domestik dan luar Negri ....
Mereka kerap menghabiskan weekend mereka untuk merasakan indahnya panorama bahari sekitar.
Wahhh yang lebih keren lagi tempat ini menjadi salah satu ICON Iklan produk rokok ternama di Indonesia.

pantai yang terletak  di Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi ini memiliki Panorama pantai yang indah dan ombaknya yang besar membuat pantai ini menjadi tempat favorit bagi para peselancar. Banyak para Surfer mancanegara yang datang ke Pantai ini. Di pantai ini juga sering diadakan event surfing tingkat nasional dan pro. Panorama pantai yang indah dan ombak yang besar membuat pantai ini menjadi tempat favorit bagi para peselancar.
Kontur pantai yang berbeda dengan pantai pada umumnya, menjadikan Pantai Cimaja sebagai objek wisata pantai sangat menarik untuk dikunjungi. Di sepanjang pantai berhiaskan bebatuan kali yang berbentuk bulat.

pokoknya kerennnn deh tempat ini,,, kita wajib berbangga sebagai warga jawa barat, kini jawa barat selalu dikunjungi wisatawan domestik maupun luar, nambah penghasilan daerah deh,,, heheeee




Kamis, 04 April 2013

Gunung Padang


Gunung padang yang terletak di  di ketinggian 885 m dpl, di Gunung Padang, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten cianjur Salah satu tempat wisata di jawa barat yang Akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat di kalangan sejarawan, karena ada yang menyebutkan situs megalithikum ini diperkirakan usianya lebih tua dibandingkan piramida di mesir.

Ada jalan tangga menuju  lokasi gunung padang di buat dua arah jalur kiri dan jalur kanan.. konon jumlah undakan tangga  tersebut berjumlah 790 anak tangga, tapi kalau di hitung ulang akan selalu berubah jumlahnya dan tidak pernah sama.. aneh juga yah.. tapi aku gak mau perduli tentang hal itu, dipikiranku mungkin karena terlalu bnyak anak tangga sehingga sulit untuk menghitung ulang..
Dalam situs gunung padang ditemukan alat musik yang berupa batu persegi panjang yang bergelombang pada bagian atasnya, jika setiap gelombang dipukul, maka akan mengeluarkan bunyi yang berbeda antar gelombang satu dengan yang lain. dan alat musik dari batu itu dapat dimainkan dengan benar.

Ada beberapa orang yang percaya kalau situs gunung padang memiliki keterkaitan dengan situs piramida yang ada di mesir, dikarenakan bentuknya yang mirip dengan ruang didalamnya dan karena umurnya yang jauh lebih tua dibandingkan piramida yang ada di mesir. saaat ini situs padang masih berada dalam masa pengkajian lebih lanjut.

Menelusuri misteri situs Gunung Padang. Usia "piramida" Gunung Padang diperkirakan 4.700-10.900 tahun sebelum Masehi--bandingkan dengan piramida Giza di Mesir, yang hanya 2.500 SM. Namun pembuktian belum maksimal, dan ini menyebabkan pakar geologi masih ragu terhadap "piramida" itu. Terlalu dini untuk diumumkan. Oleh karena itu Tim Terpadu Riset Mandiri Gunung Padang melanjutkan penelitiannya pada 2013 ini.

Hingga saat ini Gunung Padang sudah menjadi buah bibir setelah Tim Katastrofi Purba meneliti patahan gempa Sesar Cimandiri, sekitar empat kilometer ke arah utara dari situs tersebut.

Kontroversi merebak setelah Andi Arief merilis ada sejenis piramida di bawah Gunung Padang pada awal tahun lalu. "Apa pun nama dan bentuknya, yang jelas di bawah itu ada ruang-ruang. Selintas tak seperti gunung, seperti man-made." demikian jelas Andi Arief

Kecurigaannya berawal dari bentuk Gunung Padang yang hampir segitiga sama kaki jika dilihat dari utara. Sebelumnya, Tim juga menemukan bentuk serupa di Gunung Sadahurip di Garut dan Bukit Dago Pakar di Bandung saat meneliti Sesar Lembang.


batu yang menimbulkan suara

mirip piramid di mesir

susana wisatawan di puncak gunung